Mereka berdiri di sana dengan celana pendeknya, sangat pendek, super pendek yang mereka anggap sebagai model terkini. Sedangkan aku di sini berdiri tegak dan bangga dengan jilbabku.
Mereka berdiri di sana dengan lautan make up di wajahnya, yang mereka percayai sebagai kebebasan berekspresi. Sedangkan aku di sini berdiri tegak dan bangga dengan jilbabku.
Mereka masih berdiri di sana dengan rambut basah oleh gel berwarna warni, penuh dengan unsur kimia yang mereka anggap sebagai kemurnian jiwa. Sedangkan aku di sini berdiri tegak dan bangga dengan jilbabku.
Mereka berdiri di sana berdua, sangat dekat yang mereka anggap sanggup memberikan segalanya. Sedangkan aku di sini berdiri tegak dan bangga dengan jilbabku.
Dan mereka berdiri di sana asik berbicara untuk membeli celana pendek model terbaru, pewarna rambut yang paling trendi, bahkan cara mendapat pacar baru.. Yang mereka anggap sebagai memahami keindahan Tuhan dan ekspresi cinta. Sedangkan aku di sini berdiri tegak dan bangga dengan jilbabku.
Karena jilbabku inilah pelindungku, kekasihku, kesetianku, kemurnianku, kecantikanku, dan alatku untuk mengingat Allah. Saat aku meletakkan jilbab di atas kepalaku, aku tahu segala kesesatan yang dibawa oleh setan akan dilenyapkan. Setelah selesai aku sematkan peniti, aku telah bebas . :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar